a-senyum-ulama-aagym.jpg
Assalamuallaikum Wr.Wb

Saudaraku, senyum itu macam-macam dan tujuannya. Ada yang senyum supaya terlihat manis, ada yang senyum supaya disukai pelanggan. Ada yang senyum karena memang tugas. Ada yang senyum supaya orang terpikat.

Adapun senyum bagi kita adalah ibadah. Apa yang dimaksud senyum itu ibadah? yaitu niat kita harus ikhlas. Tidak perlu pusing dengan penilaian orang. Kita senyum dengan niat mendapat ridho Alloh Swt., Karena Alloh senang jikalau kita menyenangkan hati orang lain melalui perangai kita yang baik.

Oleh karena itu, kalau kita menjadi pedagang niatnya tulus, maka senyum yang terukir diwajah kita adalah senyum yang berasal dari hati. Dan, orang lainpun bisa merasakan mana senyum yang dibuat buat dan mana yang memang tulus dari hati kita, karena hati hanya bisa disentuh oleh hati.

Oleh karena itu, yakinlah Alloh maha melihat, Alloh maha tau isi hati kita, dan yang menggerakan Rizky kita bukanlah pembeli, melainkan Alloh Swt. Demikian pula yang membuat orang lain senang kepada kita bukanlah karena mereka senang kepada kita dengan sendirinya, melainkan karena Alloh yang membolak-balikan hati manusia.

Mari lakukan segalanya dengan Ikhlas. Tersenyumlah dengan ikhlas. Sehingga ketulusan itu bisa dirasakan oleh orang lain. Jikalau kita lakukan, maka niscahya kita akan bahagia. Tidak akan berpengaruh orang lain membeli atau tidak, orang lain menghargai atau tidak. Jika kita ikhlas maka kita akan tenang menjalani perniagaan.

Orang yang ikhlas akan bahagia karena ia tidak akan kecewa oleh sikap orang lain terhadapnya. Orang yang ikhlas tersenyum, ia mengharapkan Alloh tersenyum kepadanya. Orang yang ikhlas tersenyum, ia mengharapkan Rasululloh Saw. Mencintainya sebagai pengikut yang mengamalkan sunnah-sunnahnya.

Rasululloh Saw. Bersabda, ``Senyummu ketika berjumpa saudaramu adalah ibadah''

(HR. Al-Baihaqi)


Betapa beruntung jika senyum yang kita sunggingkan bisa bernilai ibadah. Senyum adalah pekerjaan yang mudah, murah, menyejukan, membahagiakan, dan bernilai ibadah disisi Alloh Swt. Jikalau dilakukan dengan ikhlas. Dalam perniagaan, senyum yang ikhlas juga akan mendatangkan keuntungan, tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat. In syaa Alloh

Wassalamuallaikum Wr.Wb


Ditulis oleh: KH. Abdullah Gymnastiar (Aa-gym), beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung-Jakarta.

Editor: Aa Bahagia