Azab Yang Pedih Bagi Orang Yang Meminta Kepada Yang Bepergian - Assalamuallaikum Wr.Wb, segala puji hanya milik Allah Swt. Solawat serta salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda Nabi Muhammad Saw.

Apakabar semua? dikesempatan kali ini mau share tentang Azab Yang Pedih Bagi Orang Yang Meminta Kepada Yang Bepergian.

Ternyata meminta oleh-oleh kepada orang lain itu nggak boleh loh, bahkan ada azab yang pedih bagi orang yang selalu meminta-minta.

Sesungguhnya lebih baik tangan diatas daripada tangan dibawah.

Arti dari pribahasa diatas adalah, Lebih baik memberi daripada menerima.

Kenapa begitu? karena orang yang memberi mendapat pahala, sedangkan kita yang menerima hanya mendapatkan Rezeki. Akan tetapi tergantung yang memberi dan menerima, apakah yang menerima ikhlas diberi sedikit? dan apakah pemberi ikhlas rezekinya diberikan kepada orang lain?

Pertanyaan ini bisa mempengaruhi pemberian dan penerima, dimana kita diuji dengan keihlasan kita.

Bahkan yang paling mahal dalam ketauhiidan manusia itu keikhlasan kita.

Lantas, apa azab bila kita memita oleh-oleh kapada orang yang bepergian? yuk simak beberapa kata yang akan saya sampaikan berikut :

Terkadang kita pasti meminta/menanyakan oleh-oleh bila teman kita baru pulang setelah liburan/bepergian. Ya kan?

Akan tetapi perilaku ini adalah perilaku yang tidak diperbolehkan dalam agama Islam.

Kenapa begitu?

Karena perilaku meminta-minta kepada orang yang bepergian adalah perilaku yang hina.

Ini sama saja seperti perbuatan musyrik, (meminta-minta kepada manusia), sedangkan yang memberi Rezeki kepada kita didunia ini adalah Allah Swt.

Meminta-minta kepada manusia itu adalah perbuatan musyrik, sebagai contohnya saja, ``Bang besok jangan lupa bawa oleh-olehnya ya?'' meskipun hanya bercanda, tetapi tetap saja musyrik.

Atau, bila orang lain ada yang bepergian, lalu kita meminta kepadanya untuk membelikan barang/makanan untuk kita.

Itu sebenarnya sama saja kita membebani perjalanan mereka, sedangkan mereka ingin berlibur bukan untuk belanja.

Maaf, bukannya saya orang yang tak punya dosa, akan tetapi saling mengingatkan itu diperbolehkan dalam agama islam, bahkan Rasulullah Saw. Saja menebar ajaran tauhiid sampai ke seluruh negara didunia.

Sobat semua, mari kita simak sabda Rasulullah yang mana hadist ini menjelaskan tentang betapa pedihnya azab bagi orang yang meminta-minta.

Rasulullah Saw. Bersabda, ``Terus-menerus seseorang itu suka meminta-minta kepada orang lain hingga pada hari kiamat dia datang dalam keadaan di wajahnya tidak ada sepotong dagingpun.''

[HR. Al-bukhari No.1474 Dan Muslim No. 1725]

Na'udzubillah himindzalik, tak terbayang bila kita semua kelak datang dengan wajah tanpa daging sedikitpun.

Kita sama-sama tak mau diazab sedikitpun oleh Allah, tapi kita sendiri tak beriman kepada Allah, Nah sebenarnya inilah awal terbukanya pintu neraka untuk orang yang tak berimanan.

Semoga bermanfaat ya! selamat malam dan selamat berlomba meraih ridhonya Allah Swt.

Wassalamuallaikum Wr.Wb

Oleh : Aa Bahagia.