Aku Relakan Gaji Rp. 82 Juta Demi Gaji Rp. 1 Juta Untuk Ummi Tercinta. Halaman 1: Curhat Kepada Ummi.
- Disebuah perkotaan ada seseorang yang hidup bergelimangan harta, tapi hidupnya tidak tenang. "Tok.. Tok... Tok... Assalamuallaikum," Ummi Syas' mengetuk pintu dengan mengucapkan salam.
serentak penghuni rumah membuka pintu dan menjawab salam ummi syas', "Wa'alikumu salam" Ternyata yang membuka pintu adalah ibunya syas' beliau berumur 42 tahun dan beliau adalah seseorang yang baik hati, ramah, dan tidak sombong.
"Ouh, ternyata kamu nak, ada apa?" tanya ibu narsih.
"Ummi,,," itulah panggilan ummi syas' pada ibunya. Ummi syas' berlari dan memeluk ibunya seraya meneteskan airmata.
Ia sedih karena suaminya yang sering marah-marah karena suaminya berdagang dengan yang tidak syas' inginkan. Ia selalu melawan jika syas' menyuruhnya berhenti untuk berjualan, padahal itu untuk kebaikannya sendiri.
"Ummi, aku sudah bilang kepada mas ary bahwa itu bisa merugikan banyak orang. Tapi dia selalu saja melawan, dan memarahiku. Aku tau itu gaji yang besar, tapi menurutku ini hal yang gila ummi,"
"Kamu jangan putus asa nak, Alloh maha adil. Jangan pernah kamu menyebut ah karena itu bisa membuat hidupmu hancur. Alloh akan memberi petunjuk kepadamu jikalau kamu selalu beristiqomah dalam beribadah, maka Insya Alloh nak, dengan izinnya kamu akan mendapat balasan,"
"Tapi bu,,,"
"Jangan pake tapi nak, itu semua ada jalannya, bagi Alloh semua tidak ada yang tidak mungkin, nih minum dulu biar hati kamu tenang!" Bu narsih memberikan secangkirteh untuk diminum Syas'
"Baiklah ummi," Jawab Syas'
"Brenggg..." Tiba-tiba saja suara itu terdengar sangat keras, suara apakah itu?
Next...Aku Relakan Gaji Rp. 85 Juta Demi 1 Juta Untuk Ummi Tercinta. Halaman 2: Apakan Abi Marah?


Bersambung...